Tampilkan postingan dengan label poem. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label poem. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Januari 2015

Tentang Perempuan

Hati seorang perempuan itu kadang seperti sebuah gelas kaca. Ketika engkau memecahkannya, tidak akan dapat lagi engkau rangkai sempurna...

Kalbu perempuan itu kadang seperti kapas. Putih suci, namun sekali engkau menodainya akan sulit baginya untuk lupa...

Mulut perempuan itu kadang seperti bisa. Cair, tak banyak, namun mematikan.

Kadang aku jengah. Kadang aku enggan. Tak ingin banyak-banyak urusan tentang perempuan.

Mungkin lebih menyenangkan, bila beranggapan dari sudut pandang pria.
Tak perlu sakit hati karena setiap manusia punya kemampuan melupakan.
Tak usah berpikir susah karena setiap jiwa punya kemampuan mengabaikan.

Namun soal naluri dan perasaan itu memang tidak bisa aku elakkan
Aku pun perempuan.

Iya, hatiku kadang juga seperti gelas kaca yang tak bisa kembali sempurna bila kau pecahkan. Kalbuku juga kadang luka seperti kapas yang kau tuang noda. Bicaraku kadang seperti bisa yang menuai derita.

Iya, kadang aku menangis dalam sendiri.
Kadang aku bisa sangat mudah merasa terlukai.

Ah, sudahlah.
Mungkin memang benar bahwa perempuan itu sulit dipahami.
Begitu juakah aku bagi engkau yang mengetahui?

Selasa, 18 Februari 2014

Entah berdebu dalam sembilu
Atau apapun itu
Buatku, Klaten lebih dari sekedar persinggahan semu
Bukankah di situ tempatku mengais ilmu?

Banyak hal yang kudapatkan di sana
Ketika kesendirian menguji hati dan rasa
Dan persahabatan mengajarkan banyak hal tentang manusia
dengan segala perbuatannya

Dalam keremangan hasrat dan penat
Satu makna coba aku ungkap
Bahwa dari sekian detik aku belajar dan mencoba
Tidak akan ada yang sia - sia
Dalam setiap cobaan kehidupan
Akan selalu ada derajad yang ditingkatkan

Selama ucap syukur mengisi hari - hari
Dan niat belajar itu teguh terpatri dalam hati
Hari ini aku jalani
Esok akan kutuai hasil pencarian ini...

Februari, 2014.